BAB
III
METODOLOGI
PENELITIAN
3.1.
Gambaran Umum Obyek Penelitian
3.1.1
Kedudukan, Tugas dan Fungsi Pemerintah Kecamatan
Pemerintah
Kecamatan Jatinunggal sebagai perangkat Pemerintah di daerah mempunyai tugas
pokok dan fungsi membantu kepala daerah dalam membantu kepala daerah dalam
melaksanakan tugas Bupati pada penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan
sosial kemasyarakatan Untuk melaksanakan tugas dan Fungsi pemerintahan sesuai
dengan kewenangannya adalah sebagai berikut:
1. Pengkoordinasian
kegiatan pemberdayaan masyarakat
2. Pengkoordiasian
upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum
3. Pengkoordinasian
penerapan dan penegakan peraturan perundang – undangan
4. Pengkoordinasian
pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum
5. Pengkoordinasian
penyelenggaraan kegiatan pemerintah di tingkat kecamatan
6. Pembinaan
penyelenggaraan pemerintah desa dan atau Kecamatan
7. Pelaksanaan
tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
3.1.2
Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan
peraturan Bupati Sumedang Nomor 02 Tahun 2014 tentang uraian tugas jabatan
struktural pada Kecamatn Jatinunggal Kabupaten Sumedang bahwa Susunan Organsasi
Kecamatan Jatinunggal adalah sebagai berikut :
Gambar
3.1 Stuktur Organisasi
Kecamatan
Jatinunggal
|
CAMAT
|
|
Kasi
Tata Pemerintahan
|
|
Kasi
Sosial
|
|
Kasi
Pelayanan umum
|
|
Kasi
PMD
|
|
Kasi
Trantib
|
|
Kelompok
Jabatan Fungsional
|
|
Subbag
Program
|
|
Subbag
Umum dan Kepegawaian
|
|
Subbag
Keuangan
|
|
SEKCAM
|
Sumber Kecamatan Jatinunggal
Uraian tugas Camat adalah sebagai berikut:
1.
Menetapkan administrasi dan mengawasi
kegiatan berkaitan dengan ketatahusahaan, rumah tangga, keuangan dan
kepegawaian
2.
Mengawasi koordinasi kegiatan
pemberdayaan masyarakat
3.
Mengawasi koordinasi penerapan dan
penegakan peraturan perundang – undangan
4.
Mengawasi koordinasi pemeliharaan
prasarana dan fasilitas pelayanan umum
5.
Mengawasi koordinasi penyelenggaraan
kegiatan pemerintahan di kecamatan
6.
Mengawasi pembinaan penyelenggaraan desa
dan atau kecamatan
7.
Mengawasi pelayanan masyarakat
berdasarkan pelimpahan sebagaian tugas dari bupati
8.
Mengawasi pelayanan masyarakat
berdasarkan urusan yang belum atau tidak dapat dilaksanakan oleh desa dan atau
kecamatan
9.
Mengawasi pembinaan dan pengawasan
tertib administrasi pemerintahan desa dan atau kelurahan
10.
Mengawasi pemberian bimbingan,
supervisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan administrasi desa dan
kecamatan
11.
Mengawasi pembinaan dan pengawasan
terhadap kepala desa dan atau lurah
12.
Mengawasi pembinaan dan pengawasan
terhadap perangkat desa dan atau kelurahan
13.
Mengawasi evaluasi penyelenggaraan
pemerintahan desa dan atau kecamatan ditingkat kecamatan
14.
Menetapkan akta tanah
15.
Mengawasi administrasi pertanahan dan
pelaksanaan ke PPAT /an
16.
Mengawasi dan mengendalikan pelayanan
administrasi umum bidang tata pemerintahan pemberdayaan masyarakat dan desa,
sosial, pelayanan umum dan ketentraman dan ketertiban umum
Dalam
melakanakan tugas pokok dan tugas Camat dalam upaya kecamatan mengentaskan kemiskinan
secara struktural dan kultrural dibanatu kepala seksi sosial dengan uraian
tugas adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan
koordinasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dibidang sosial
2. Melaksanakan
pelayanan masyarakat berdasarkan pelimpahan sebagaian tugas bupati dibidang
sosial
3. Melaksanakan
inventarisasi dan fasilitasi penanggulangan masalah kesejahteraan sosial
4. Melaksanakan
fasilitasi pembinaan di bidang keagamaan, ketahanan keluarga, dan pemberdayaan
perempuan serta kegenerasi muda
5. Menyusun
usulan strategi pemberdayaan sosial lokal
6. Melaksanakan
penenggulangan dini penyakit masyarakat dan bencana alam
7. Melaksanakan
tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan bidang tugasnya
3.1.3 Visi , Misi, Tujuan, Sasaran Dan Kebijakan
3.1.3.1
Visi dan Misi
Dengan memperhatikan isu strategis, kondisi saat ini,
tantangan dan peluang, vivi Misi dan program Bupati dan wakil Bupati , maka
perlu di susun dokumen perencanaan Kecamatan Jatinunggal untuk 5 (lima ) tahun
kedepan RENSTRA 2014 – 2018 yang dijadikan pedoman dalam penyusunan Rencana
kerja Tahun dengan visi sebagai berikut: “ JATINUNGGAL SEJATI ” SEJAHTERA, AGAMIS, TERAMPIL DAN INOVATIF PADA
TAHUN 2018”
Dalam rangka mewujudkan
Visi yang telah dirumuskan Misi sebagai berikut :
1.
Peningkatan kualitas pelayanan Aparatur
Pemerintah Kecamatan Jatinunggal
2.
Peningkatan pemberdayaan masyarakat
dalam pembangunan
3.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia
yang sehat, produktif, bertaqwa dan berbudaya
4.
Peningkatan insfastruktur dan
perekonomian masyarakat, pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya
tradisional
Dengan
program prioritas sebagai berikut:
1. Pembinaan
ahlak/moral masyarakat dan peningkatan fasilitasi keagamaan, organisasi
kemasyarakatan, seni budaya, olah raga dan kepemudaan dan peningkatan
kesejahteraan sumber daya manusianya
2. Penciptaan
lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan
3. Pembangunan
/ perbaikan infrastuktur dan permasalahan warga yang terkena genangan waduk
Jatinunggal
4. Reformasi
birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik,bersih dan berwibawa
5. Peningkatan
kesejahteraan petani dan fasilitasi permodalan usaha kecil, koperasi dan
perlindungan pasar tradisional
6. Peningkatan
kapasitas anggaran pembangunan desa, pemerintah desa RT/RW
7. Peningkatan
kualitas dan kesejahteraan Aparatur pemerintah.
3.1.3.2 Tujuan dan Sasaran
Tujuan adalah penjabaran /
implementasi dari pernyataan Misi yang berisi tentang sesuatu yang akan dicapai
atau dihasilkan pada jangka waktu 1 ( satu ) sampai 5 (lima ) tahun ke depan.
Kecamatan Jatinunggal menetapkan
tujuan sebagai penjabaran Misi yang akan dicapai sebagai berikut :
1. Mewujudkan
managemen pemerintah yang baik dan
kepuasan publik
2. Meningkatkan
pembinaan dan fasilitasi stimulan bantuan dana kepada masyarakat
3. Meningkatkan
layanan pendidikan latihan, kesehatandan pendidikan keagamaan
4. Meningkatkan
kualitas inspastruktur, fasilitas
perekonomian masyarakat dan pelestarian budaya
Sasaran
adalah penjabaran dari tujuan secara terukur yaitu sesuatu yang akan dcapai
dihasilkan secara nyata oleh instansi pemerintah. Tujuan diatas diharapkan dapat dicapai melalui penjabaran
dalam bentuk sasaran yang ditetapkan
sebagai beikut :
1. Meningkatnya
peran lembaga pemerintahan kecamatan dan desa
2. Meningkatnya
kualitas aparatur pemeritah dan desa
3. Meningkatnya
kualitas dan kuantitas sarana dan
prasarana
4. Meningkatnya
kesejahteraan aparatur pemerintah dan biaya operasional OPD dan desa
5. Meningkatnya
pembinaan dan sosialisasi program pemberdayaan masyarakat
6. Meningkatnya
fasilitasi bantuan program pemberdayaan masyarakat
7. Meningkatnya
akses masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan 12 tahun
8. Meningkatkan
kualitas layanan kesehatan
9. Meningkatnya
pembinaan dan even budaya tradisional
3.1.3.3 Strategi dan Kebijakan
Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran
serta penetapan kebijakan,program dan kegiatan dengan memperhatikan kondisi
lingkungan internal dan lingkungan eksternal sebagaimana telah diuraikan
pada bab sebelumnya dirumuskan strategi
sebagai berikut:
1. Pendayagunaan
aparatur pemerintah di tingkat kecamatan dan tingkat desa untuk menciptakan
tata kerja pelayanan publik yang profesional, efektif dan efisien.
2. Peningkatan
fasilitas dan pendayagunaan dana BLM untuk meningkatkan partisifasi dan gotong
royong masyarakat dalam proses pembangunan
3. Peningkatan
koordinasi lintas sektoral,peran lembaga kemasyarakatan dalam penyelanggaraan
program peningkatan kualitas sumber daya manusia
Adapun
kebijakannya sebagai berikut :
1. Meningkatkan
kualitas SDM aparatur, sarana prasarana kerja dan penyederhanaan prosedur
pelayanan publik
2. Meningkatkan
peran serta masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian
pembangunan
3. Meningkatkan
kualitas pendidikan formal, pelatihan keterampilan/ wirausaha, pembinaan
kehidupan beragama dan pelestarian budaya
4. Meningkatkan
pengelolaan dan penyediaan infrastuktur, produktifitas sumber pendapatan
masyarakat dan pengembangan kepariwisataan.
3.1.4 Susunan
Kepegawaian dan Perlengkapan
Tabel
3.1
Jumlah
Pegawai
|
No
|
Jabatan
|
Pangkat/Gol.
Ruang
|
Jumlah
|
|
1
|
Camat
|
|
1
|
|
2
|
Sekretaris
Camat
|
|
1
|
|
3
|
Kasi
Pemerintahan
|
|
1
|
|
4
|
Kasi
Ketentraman dan Ketertiban umum
|
|
1
|
|
5
|
Kasi
Pemberdayaan masyarakat
|
|
1
|
|
6
|
Kasi
Sosial
|
|
1
|
|
7
|
Kasi
Pelayanan umum
|
|
1
|
|
8
|
Kasubag
Keuangan
|
|
1
|
|
9
|
Kasubag
Umum
|
|
1
|
|
10
|
Kasubag
Program
|
|
1
|
|
11
|
Pelaksana
PNS
|
|
14
|
|
12
|
Satpol
PP Sukwan / PNS
|
|
8
|
|
13
|
Pelaksana
Sukwan
|
|
12
|
|
14
|
Operator
SIMDUK
|
|
1
|
|
|
Jumlah
|
|
44
|
Dari tabel di atas
dapat di lihat jumlah pegawai sebanayak44 orang merupakan kekuatan dalam
melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang
untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan dan pembangunan.
3.1.5 Fasilitas Kantor
Untuk mennjang kegiatan dan
produktivitas kerja Kecamatan Jatininggal
Kabupaten
Sumedang dilengkapi dengan sarana dan
prsarana, meliputi :
Tabel
3.2
|
No
|
Sarana
dan Prasarana
|
Jumlah
|
|
1
|
Kendaraan
Roda Empat (mobil)
|
2
|
|
2
|
Kendaraan
Roda dua ( motor )
|
7
|
|
3
|
Komputer
|
4
|
|
4
|
Televisi
|
3
|
|
5
|
Kursi
tamu
|
1
|
Tabel
3.3
Jumlah
Penduduk
|
No
|
Desa
|
Jumlah
Keluarga
|
Laki
– laki Perempuan Jumlah
|
||
|
1
|
Pawenang
|
1,723
|
2,714
|
2,358
|
5,072
|
|
2
|
Sirnasari
|
1,591
|
2,713
|
2,649
|
5,362
|
|
3
|
Tarikolot
|
1,395
|
2,519
|
2,146
|
4,665
|
|
4
|
Sarimekar
|
2,553
|
3,785
|
3,578
|
7,363
|
|
5
|
Banjarsari
|
2,148
|
2,715
|
3,187
|
5,902
|
|
6
|
Kirisik
|
1,999
|
3,297
|
3,178
|
6,475
|
|
7
|
Cipeundeuy
|
1,818
|
2,503
|
2,519
|
5,002
|
|
8
|
Sukamanah
|
1,907
|
2,716
|
2,527
|
5,243
|
|
9
|
Cimanintin
|
1,206
|
2,717
|
1,652
|
4,369
|
|
Total
|
16,340
|
25,679
|
23,794
|
49,473
|
|
3.2 Desain Penelitian
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan
adalah metode penelitian kualitatif atau sering disebut naturalistik, karena
penilaiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (Natural seting).
Metode penelitian kualitatif
ini digunakan karena dianggap lebih mudah dalam menyesuailkan dengan
kenyataan-kenyataan yang dihadapi
dilapangan. Hal ini sesuai dengan pendapat Moleong (2002 : 17 ) sebagai berikut
Metode kualitatif ini digunakan
karena beberapa pertimbangan :
1. Dapat
menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan
kenyataan-kenyataan ganda
2. Metode
ini menyajikan secara langsung hakekeat hubungan antara peneliti dan responden
3. Metode
ini lebhih dapat menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama dan
terhadap pola-pola nilai yang dihadapai.
Adapun
Metode penelitian menurut Sugiyono (2005 : 1 ) mengemukakan bahwa:
Metode penelitian
Kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti pada objek yang alami,
dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data
dilakukan secara Trigulasi (penggabungan). Data yang dihasilkan bersifat
deskriftif, dan analisis data dilakukan secara induktif, hasil penelitian
kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah
metode pendekatan kualitatatif. Pendekatan kualitatif adalah prosedur
penelitian yang menghasilkan data deskriftif berupa kata-kata tertulis atau
lisan dari orang-orang atau pelaku yang dapat diamati. Pendekatan ini diarahkan
pada latar dan individu tersebut secara holistik(
utuh ) (Moleong, 200 : 5 ).
Pemulis sajikan gambar
desain penelitian pada gambar berikut :
Gambar
3.2
Desain Penelitian
|
Studi
pendahuluan
|
|
Fokus
Masalah
|
|
Kisi-Kisi Penelitian
|
|
Metodologi
Penelitian
|
|
Penelitian
|
|
Prosedur Penelitian
|
|
Penentuan Sasaran
|
|
Kisi –Kisi
Pertanyaan
|
|
Informan Penelitian
|
|
Penyajian Data
|
|
Reduksi Data
|
|
Conclusion Drawing/
verification
|
|
Observasi
Wawancara
|
Dalam penelitian ini yang diamati adalah
proses upaya Kecamatan dalam mengatasi hambatan dalam efektifitas pada
pelayanan publik di Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang
Penggunaan metode kualitatif dalam
penelitian ini diharapkan data menjadi lebih lengkap dan bermakna. Dengan
demikian penggunaan metode kualitatif dalam suatu penelitian dapat diperoleh
data yang lebih tuntas, pasti, sehingga dapat memiliki kredibilitas yang tinggi sehingga tujuan penelitian dapat
dicapai.
3.2 Penentuan Sasaran dan Informan
Penelitian
3.3.1 Penentuan Sasaran
Menurut Sugiono (2003 : 90 )
mengemukakan bahwa : “ Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari
atas : Objek – Subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah penentuan sasaran pada
Kecamatan Jatinunggal yaitu informan penelitian sebanyak 1 orang.
Husaini, dkk ( 1995:84) menyatakan bahwa
dalam penelitian yang bersifat kualitatif, tidak dikenal adanya populasi
melainkan hanya sampel yang terdiri dari responden yang ditentukan secara purposivesesuai dengan tujuan
penelitian,dimana yang menjadi responden hanyaa sumber yang dapat memberikan
informasi yangrelevan dengan tujuan penelitian. Informan adalah orang yang
berada pada lingkup penelitian, artinya orang yang dapat memberikan informasi
tentang situasi dan kondisi latar penelitian.
Untuk memperoleh data secara
representatif, maka diperlukan informasi kuci yang memahami dan mempunyai
kaitan dengan permasalahan yang sedang dikaji. Dalam penelitian ini informan
yang peneliti maksudkan adalah para aktor yang terlibat dalam proses upaya mengatasi
hambatan dalam efektifitas kerja pada
pelayanan publik di Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang.
Tabel 3.4
Populasi Penelitian
|
No
|
Jabatan
|
Pangkat/Gol.
Ruang
|
Jumlah
|
|
1
|
Camat
|
|
1
|
|
2
|
Sekretaris
Camat
|
|
1
|
|
3
|
Kasi
Pemerintahan
|
|
1
|
|
4
|
Kasi
Ketentraman dan Ketertiban umum
|
|
1
|
|
5
|
Kasi
Pemberdayaan masyarakat
|
|
1
|
|
6
|
Kasi
Sosial
|
|
1
|
|
7
|
Kasi
Pelayanan umum
|
|
1
|
|
8
|
Kasubag
Keuangan
|
|
1
|
|
9
|
Kasubag
Umum
|
|
1
|
|
10
|
Kasubag
Program
|
|
1
|
|
11
|
Pelaksana
PNS
|
|
14
|
|
12
|
Satpol
PP Sukwan / PNS
|
|
8
|
|
13
|
Pelaksana
Sukwan
|
|
12
|
|
14
|
Operator
SIMDUK
|
|
1
|
|
|
Jumlah
|
|
44
|
3.3.2
Informan Penelitian
Menurut
Sugiyono (2003 : 91 ) menyebutkan bahwa Sampel adalah sebagaian dari
jumlahkarakteristik yang dimiliki Populasi tersebut.
Tabel 3.5
Informan Penelitian
|
No
|
Unit Organisasi Kecamatan Jatinunggal
|
Jumlah
|
|
1
|
Kasi
Kepegawaian
|
1
|
|
|
Jumlah
|
1
|
Penyusun
mengambil sejumlah orang tersebut di atas berdsarkan pertimbangan bahwa yang
bersangkutan berkompeten dan bertanggung jawab menegenai proses uapaya
mengatasi hambatan dalam efektifitas kerja pada pelayanan publik di Kecamatan
Jatinunggal secara keseluruhan maupun sebagian tergantung tugas pokok, uraian
tugas dan tingkat wewenang serta tanggung jawabnya.
Sedangkan dalam penelitian ini adalah
Purposive Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebutuhan. Maka
sampel dalam penelitian ini adalah Kasi Kepegawaian 1 orang. Yang dijadikan
sampel informan penelitian dikarenakan berdasarkan ertimbangan bahwa yang
bersangkutan berkompeten dan bertanggung jawab mengenai proses upaya mengatasi
hambatan dalam efektifitas kerja pada pelayanan publik.
3.4
Teknik Pengumpulan Data
Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini, dilakukan dengan cara :
1.
Studi Kepustakaan,peneliti yang
dilakukan melalui sumber-sumber yang akurat dari buku-buku atau pelayanan publik
yang berhubungan dengan msalah yang diteliti.
2.
Studi Lapangan
a.
Observasi, yaitu kegiatan yang
terencana, terarah, sistematis untuk memperoleh data dan informasi tentang
suatau proses kegiatan dimana eneliti juga bersikap sebagai pelaku
b.
Wawancara, adalah percakapan yang
dilakukan dengan maksud tertentu. Wawancara itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu
pewawancara ( interviewer)
yangmengajukan pertanyaan, dan yang diwawancarai ( interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut ( Moleong,
2002 : 135 ).
c.
Dokumentasi, yang merupakan pengumpulan
data dengan mengkaji dokumen atau arsip yang ada kaitannya dengan permsalahan
yang akan diteliti.
3.5 Prosedur Pengolahan Data
Teknik
pengumpulan data model Miles dan Huberman yang diterjemahkan oleh Sugiyono ( 2005:95) dalam penelitian
ini, dilakukan dengan cara :
1.
Reduksi Data
Mereduksi
data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang
penting serta mencari tepat polanya Dengan demikian data yang telah
direduksikan memberikan gambaran yang jelas mengenai msalah yang diteliti,
memudahkan peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya serta
mencarinya bila diperlukan kembali.
2.
Penyajian data
Penyajian
data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan hubungan antar kategori yang
sejenisnya.
3.
Conclusion Drawin/ Verification
Penarikan
kesimpulan atau verifikasi kesimpulan ini merupakan temuan baru yang berupa
deskripsi atau gambaran dari objek yang sebelumnya masih remang-remang atau
gelap, sehingga setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan
kausalitas atau interaktif serta hipotesis ( teori )
4.
Trigulasi ( gabungan )
Teknik
pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpilan
data serta sumber data yang telah ada.
Langkah-langkah
yang ditempuh dalam pengolahan data adalah sebagai berikut:
1.
Hasil penelitian melalui studi kepustakaan dituangkan dalam bentuk kutipan yang
dilengkapu dengan sumber yang dikutip.
2.
Data hasil penelitian dengan wawancara dituangkan dalam bentuk rangkuman hasil
tanya jawab yang dituangkan secara verbal ( kalimat )
3.6 Lokasi dan Jadwal penelitian
Lokasi yang dijadikan objek penelitian
ini adalah Kecamatan Jatinunggak Kabupaten Sumedang. Pelaksanaan penelitian
dilaksanakan mulai bulan april sampai dengan bulan september 2016, dengan Jadwal
penelitian sebagai berikut:
Tabel
3.6
Jadwal Penelitian
|
No
|
Fase Kegiatan
|
Bulan/Mingu
|
Ket
|
|||||||||||||||||
|
Mei
2016
|
Juni
2016
|
Juli
2016
|
Agustus
2016
|
|||||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
||||
|
1
|
Tahap
Persiapan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
a.
Studi literature
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
a.
Perizinan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
b.
pengajuan judul
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
c.
penyusunan proposal penelitian
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
2
|
Tahap
pelaksanaan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
a.
observasi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
b.
wawancara
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
3
|
Penyusunan
laporan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
a.
pengolahan data
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
b.
analisis data
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
c.
penyusunan laporan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
d.
pelaporan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
babyliss pro titanium - Titanium Sports
BalasHapusThe official website of ceramic or titanium flat iron the sports betting and titanium stud earrings entertainment industry. croc titanium flat iron · Official website stiletto titanium hammer of the TOTO black titanium (TOTO) sportsbook, Toto.